Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Artikel. Tampilkan semua postingan

Selasa, 16 Maret 2010

Teknik Menulis Artikel

Penulis yang baik adalah pembaca yang baik. Itu sebabnya, jika Anda tertarik untuk terjun ke dunia kepenulisan, syarat utamanya adalah harus merajinkan dan membiasakan diri untuk membaca. Membaca apa saja yang bisa dibaca. Insya Allah, dengan banyak membaca akan sangat menumpuk ide yang bisa dijadikan sebagai bahan tulisan. Khusus dalam pembahasan ini (dan yang paling sering ditulis) adalah menulis artikel.
Artikel sendiri bisa berarti karya tulis seperti berita atau esai. Esai adalah karangan prosa (bukan menggunakan kaidah puisi) yang membahas suatu masalah secara sepintas lalu dari sudut pandang pribadi penulisnya. Itu sebabnya, artikel di media massa itu bertaburan data-data teknis, tapi lebih ke arah pemaparan sepintas lalu dan itu murni pendapat pribadi penulisnya setelah membaca pendapat lain dari begitu banyak karya yang telah dibacanya. Nah, bagaimana memulainya? Ada beberapa tips sederhana yang bisa dicoba:
Memilih topik
Memilih topik sebenarnya tidaklah terlalu sulit. Hanya saja, bagi penulis pemula memilih topik sama beratnya dengan membuat judul atau isi tulisan. Padahal, tema atau topik yang bisa diangkat menjadi tulisan begitu banyak dan mudah kita dapatnya. Coba cari yang dekat dengan kita deh. Tanya teman kanan-kiri, nguping dari sana-sini. Atau bisa juga baca koran pagi ini, cari berita yang menarik. Setelah dapat, Anda bisa menulis ulang dengan sudut pandang Anda. Misalnya, judul berita yang Anda ambil adalah perilaku seks bebas remaja. Setelah baca berita itu, dari mulai fakta dan arahnya ke mana, Anda bisa bikin ulang dengan pengembangan yang Anda suka, dengan cara Anda sendiri. Anggap saja misalnya Anda sebagai wartawan yang menyelidiki kasus itu. Andi bisa ubah dengan versi baru tentang penyelidikan kasus seks bebas di kalangan remaja. Sebagai latihan aja kan? Mungkin kok. Coba deh!
Meski demikian, ada beberapa hal yang harus diperhatikan dalam memilih topik:
1) Cari yang sedang menjadi tren.
2) Atau bisa juga kita menciptakan tren.
3) Pilih yang dekat dengan kebanyakan sasaran pembaca kita.
4) Hindari topik yang tidak kita kuasai atau menimbulkan polemik yang tak perlu.
5) Biasakan berlatih mengikuti peristiwa yang berkembang untuk bahan tulisan.
Membuat kerangka tulisan
Ada baiknya memang membuat kerangka tulisan. Dalam bahasa kerennya, Anda perlu membuat outline. Alasannya, kerangka tulisan berguna untuk membatasi apa yang harus kita tulis. Ibarat Pak Tani yang akan menggarap sawah, ia harus menentukan batas garapannya. Supaya tak melebar kemana-mana, apalagi sampe ngambil jatah orang.
Dengan membuat kerangka tulisan, kita akan mudah untuk menentukan maksud dan arah tulisan. Bahkan kita juga bisa berhemat dengan kata-kata, termasuk pandai memilih kosa kata yang pas untuk alur tulisan kita. Beberapa panduan untuk membuat kerangka tulisan:
1) Paparkan fakta-fakta seputar tema yang akan kita bahas.
2) Lakukan penilaian atas fakta-fakta itu. Sudut pandang rasional dan syariat.
3) Kumpulkan bahan-bahan pendukung argumentasi kita.
4) Kesimpulan.
Menabung kosa kata
Untuk menjadi penulis, bolehlah kita mencoba untuk menabung kosa kata. Mengumpulkan setiap hari lima saja. Maka dalam sebulan kita punya tabungan kosa kata sekitar 150 buah. Banyak bukan? Kosa kata itu cukup untuk memoles tulisan yang kita buat. Sebab, menulis adalah keterampilan mengolah data-data dalam suatu rangkaian kata. Ibarat kita mau membangun rumah, batu-bata sudah siap, semen dan pasir udah banyak, batu untuk pondasi udah menumpuk. Begitupun dengan kayu, bambu, cat, keramik dan genteng, sampe yang pernik-pernik seperti paku dan instalasi listrik semua udah lengkap.
Perlu keahlian khusus tentunya untuk merangkai semua itu jadi sebuah rumah. Menata batu untuk pondasi, memasang batu-bata dan merekatkannya dengan campuran semen, kapur, dan pasir. Memasang kayu-kayu untuk jendela dan pintu. Tembok yang sudah jadi, perlu dilapisi dempul sebelum akhirnya dicat dengan warna kesukaan kita. Menyusun genteng untuk menutupi atap rumah kita. Sampe rumah itu jadi dan enak dipandang mata. Mengasyikan tentunya.
Buatlah judul yang menarik
Pembaca akan mudah tertarik untuk membaca sebuah tulisan, jika judulnya juga menarik. Anggap saja judul itu sebagai pancingan. Itu sebabnya, boleh dibilang membuat judul perlu ‘keterampilan’ khusus. Tapi jangan kaget dulu, kita bisa belajar untuk membuatnya. Hanya perlu waktu dan sedikit kerja keras dan kerja cerdas untuk terus berlatih. Yakin bisa deh.
Sebagai latihan awal, cobalah Anda sering membaca tulisan orang lain. Kalau Anda mau, coba baca majalah-majalah ibu kota yang oke mengolah kata dalam membuat judul (misalnya TEMPO, GATRA, GAMMA, dan KONTAN). Perhatikan judul-judul tulisannya. Makin banyak Anda membaca judul tulisan-tulisan tersebut, kian terasah imajinasi Anda untuk membuat judul yang menarik hasil kreasi Anda sendiri. Terus terang saya juga banyak menggali ide untuk membuat judul dari majalah-majalah tersebut (selain banyak juga dari buku-buku dan majalah lainnya).
Untuk jenis tulisan yang ngepop, buatlah judul yang pendek. Paling tidak dua sampai empat kata. Jangan sampe panjang seperti rangkaian kereta api (ini cocoknya untuk skripsi). Sebab, jika judul yang kita buat panjang--padahal tulisan ngepop--membuat orang tak tertarik untuk membacanya. Mungkin akan dilewati aja tulisan Anda tersebut. Padahal, boleh jadi isinya sangat menarik.
Judul yang menarik, tidak saja membuat orang penasaran untuk membaca tulisan Anda, tapi juga menunjukkan kelihaian kamu dalam mengolah kata-kata.
Pastikan membuat subjudul
Subjudul amat menolong kita untuk menggolongkan dan membatasi pembahasan dalam sebuah tulisan jenis artikel dan berita. Pembaca pun dibuat mudah membaca alur tulisan yang kita rangkai. Sehingga mereka terus bertahan untuk mengikuti tulisan kita sampai habis. Mereka juga akan sangat terbantu memahami apa yang kita tulis. Itu sebabnya, sub-judul menjadi begitu penting dalam sebuah tulisan.
Subjudul dalam sebuah tulisan, juga berfungsi untuk menghilangkan kejenuhan dalam membaca. Kita juga jadi ada nafas baru untuk menyegarkan kembali tulisan yang akan kita buat. Jadi, berlatihlah untuk membagi alur dengan tanpa memenggal rangkaian dari inti tulisan kita. Itu sebabnya, membuat subjudul adalah solusi paling jitu untuk membagi alur.
Lead menggoda
Lead, alias teras berita adalah sebuah tulisan pembuka yang menjadi titik penting bagi pembaca. Lead yang menarik, sangat boleh jadi akan merangsang pembaca untuk terus membaca isi berita atau artikel yang kita buat. Jika lead-nya kurang menarik, pembaca akan mengucapkan “wassalam” saja. Mereka merasa cukup membaca sebatas judul, atau satu kalimat atau alinea di depan yang tak menarik itu. Jadi, perlu mendapat perhatian juga supaya tulisan yang kita buat mampu menggoda pembaca untuk melanjutkan bacaannya. Boleh dibilang selain judul, lead adalah jajanan yang ‘wajib’ memikat hati pembaca. Itu sebabnya, lead menjadi begitu penting, meski tidak pokok tentunya.
Nah, sekarang, cobalah berlatih menulis artikel ini. Oke?[]

Read More

Berbagai Macam Tujuan BlogWalking

Salam Blogger,,,oke pada posting kali ini merupakan terusan atau tambahan dari postingan saya yang sebelumnya yaitu BLOGWALKING,
Pernah blogwalking ? Saya yakin kita semua pernah melakukannya. :) (ga penting banget ditulis).
Blogwalking adalah aktifitas seorang blogger mengunjungi blog-blog lain untuk membaca-baca artikel atau hanya sekedar berkomentar ria. Itulah definisi singkat dari blogwaliking. Saya sendiri heran kenapa disebutnya sebagai blogwalking, kenapa ga blogrunning aja…
Bermacam-macam motivasi orang melakukan aktivitas blogwalking. Karena memang blogwalking pun mempunyai tujuan. Apa sajakah itu?
1. Untuk Menjalin Silaturrahim
Blogwalking jenis ini biasanya kita lakukan untuk mengunjungi seorang teman/sahabat, berbagi sapa, canda/tawa. Biasanya jenis blogwalking ini adalah berangkat dari ketulusan hati. Mereka biasanya tidak terlalu mempermasalahkan menaruh backlink, yang penting adalah menjalin hubungan persahabatan, tanpa memikirkan kunjungan balik dari sang empunya blog.
Apakah anda pernah bertujuan seperti ini? Kalau iya, atau mungkin selalu bertujuan seperti ini, maka selamat, anda adalah tipe blogger yang tulus :)
2. Untuk Mencari Traffk Pengunjung
Ini dia yang sering dijadikan tujuan kebanyakan blogger. Blogwalking memang cara kuno yang paling ampuh untuk menarik pengunjung, setidaknya untuk menjaring komentar agar berlimpah. Dengan blogwalking, maka blogger yang kita kunjungi pun biasanya akan segera mengunjungi balik, dan juga dengan basa-basinya akan meninggalkan komentarnya :D
3. Untuk Mencari Backlink
Sebenarnya ini beda dengan para spammer. Walau tujuannya sama, namun tipe blogwalking seperti ini lebih terhormat, karena kita tidak serta merta menebar link di dalam komentar, tapi lebih kepada menebar komentar. Dan biasanya ini lebih disukai para blogger, karena dengan begitu komentarnya menjadi ramai :D
4. Untuk Nyepam
Udah tau kan? Yup, tujuan blogwalking untuk nyepam sangat tidak beradab. Biasanya orang yang bertujuan seperti ini sama sekali tidak menghargai tulisan kita, tapi dengan seenaknya tebar link-link di kolom komentar.
Anda spammer? Enyahlah dari sini :D :D
Spammer, Kill them all. Anda setuju?

Read More

Blogwalking....?


Salam blogger. Dah lama nih ga posting pada blog ini terlalu sibuk dengan aktifitas kuliah dan posting pada blog saya  tentang blogeger. Wah jadi ga bener deh blog gwe nih. Tapi sekarang mau usaha buat nulis yang rutin deh, biar alexa dan google seneng dengan blog saya.hehheheh

Judul posting diatas adalah "Blogwalking". Istilah itu apanya "Blogging" ya? Ya pasti saudaranya lah. Lah kalau saudara hubungan mereka apa ya? Nah kita bakal coba bahas di posting ini ya....

Ok, penjelasannay sebenarnya sangat simple. Kita mulai dari menganalisa diri kita. Maksud saya begini, kalau temen-temen newbie ngaku punya blog maka tementemen adalah "Blogger". Nah kegiatan para blogger itu salahsatunya adalah "Blogwalking".

Blogwalking itu kalau kita lihat sebenarnya terdiri dari dua kata. Kata pertama adalah "Blog" dan kata berikutnya adalah "Walking". Kalau blog tementemen newbie pasti dah tau apa artinya kan? Kalau "Walking" artinya kira-kira adalah jalan-jalan. Nah klo gitu "Blogwalking" itu artinya blog yang jalan-jalan?

Jangan diartikan secara langsung kaya gitu. Kita ngartiinnya dengan cara yang halus dong.... biar enak gitu. Gini ngartiinya, "Blogwalking" artinya kegiatan para blogger mengunjungi blog lain. Ya jadi blogger itu punya kegiatan jalan-jalan di dunia maya. Jalan-jalannya ya ke blog-blog lain milik blogger lain.

Biasanya para blogger melakukan "Blogwalking" dengan beberapa tujuan. Yang saya tau ""blogwalking itu dilakukan untuk tujuan :
  • Mencari berita atau cerita baru untuk referensi
  • Menjalin persahabatan dengan blogger lain
  • Meningkatkan pagerank
  • dll....
Sebenarnya tujuan "Blogwalking" bukan hanya yang tertulis diatas. Masih banyak alasan atau tujuan dari para blogger melakukan kegiatan "blogwalking". Terus terang aja tujuan atau alasan yang tertulis diatas itu adalah alasan saya buat blogwalking (hehehehehehe.....)

Ok sampe disini dulu ya cerita seputar "blogwalking". Maaf kalau ada salah-salah kata. By the way kalau ada tambahan atau saran langsung kasih koment ya.... ooo... iya di untuk teman2 blogger ada bagian blogwalking tuh di atas. Nah buat temen-temen yang mau menjalin persahabatan bisa kasih komenta, ntar blog kamu bakal ditampilin di bagian "Blogwalking". Tak tunggu deh komentarnya...
Read More

Rabu, 13 Januari 2010

Enkspresikan Diri dengan Blog

ekspresikan diri dengan blog. Aktualisasi diri merupakan salah satu kecenderungan yang dimiliki oleh seseorang, siapapun dia … tanpa mempedulikan lagi … ada dimana? … lulusan apa? … strata sosialnya tingkat berapa? … keturunan siapa? … sudah tua atau masih muda? … tak peduli itu semua … ada kecenderungan dalam diri mereka untuk mengaktualisasikan dirinya …
aktualisasi diri tentu membutuhkan sebuah arena sebagai sarana. salah satu manfaat blog … dari sekian banyak manfaat lainnya adalah sebagai sebuah sarana untuk mengaktualisasi sekaligus mengekspresikan diri sebuah talenta yang dimiliki.
banyak sekali kreatifitas yang bisa disharingkan dalam blog baik itu berupa teks, image, video maupun audio.

Sipenulis Sendri bingung dengan diri sendri apa yang harus diekspreiskan tapi dengan adanya blog si penulis mampu mengekspresikan walaupun itu belajar dari berbagai sumber,tetapi sipenulis tidak putus asa untuk saling berbagi ataupun mengekspresikan diri.

bagi seseorang yang kesulitan untuk mengekspresikan dirinya … blog adalah salah satu alternatif yang tepat dan tentu saja gratis tanpa harus bayar. hebatnya lagi semuanya bisa dituangkan di dalam blog, semuanya … apa sih yang nggak bisa di visualisasikan di blog … semuanya bisa …

ayok … nggak perlu ragu … nggak perlu malu … lets blogging … ekspresikan apa yang ingin diekspresikan … and enjoy it …


Read More